BATIN YANG BEBAS, RENDAH HATI Posted by Nirvana Blue on 2004-07-16 [ print artikel ini | beritahu teman | dilihat 457 kali ]Pernahkah Anda menyelami masalah ketergantungan psikologis? Jika Anda
menyelaminya sangat dalam, Anda akan mendapati bahwa kebanyakan dari kita
merasa sangat kesepian. Kebanyakan dari kita memiliki batin yang begitu dangkal, hampa. Kebanyakan dari kita tidak tahu apa makna cinta. Jadi dari
kesepian itu, dari ketidakcukupan itu, dari kehidupan yang serba kurang
itu, kita melekat kepada sesuatu, melekat kepada keluarga; kita bergantung
padanya. Dan bila sang istri atau suami berpaling dari kita, kita cemburu.
Cemburu bukanlah cinta; tetapi cinta yang diakui masyarakat di dalam
keluarga dijadikan terhormat. Itu satu lagi bentuk pertahanan, satu lagi
bentuk pelarian dari diri kita sendiri. Jadi setiap bentuk perlawanan
menumbuhkan ketergantungan. Dan batin yang bergantung tidak pernah bisa bebas.
Anda perlu bebas, oleh karena Anda akan melihat bahwa batin yang bebas
memiliki esensi kerendahan hati. Batin seperti itu, yang bebas dan dengan
demikian memiliki kerendahan hati, dapat belajar —bukan batin yang melawan.
Belajar adalah hal yang luar biasa —belajar, bukan mengumpulkan pengetahuan. Mengumpulkan pengetahuan lain sekali. Yang kita sebut pengetahuan itu secara komparatif mudah, oleh karena itu adalah gerak dari yang diketahui menuju yang diketahui. Tetapi belajar adalah gerak dari yang diketahui menuju yang tak diketahui —Anda hanya belajar secara demikian, bukan?
~ J. Krishnamurti.
Dari: "Book of Life", terjemahan dan kiriman Hudoyo Hupudio.
sumber: milis HDnet
|