Artikel Bali - Gede Prama

TINDAKAN KECIL TIDAK DIKENAL
Posted by Gede Prama on 2006-04-05 [ print artikel ini | dilihat 7375 kali ]



Di kota Liverpool Inggris, tempat John Lennon melahirkan kelompok musik yang
pernah merubah sejarah dunia, saya pernah mengalami sebuah pengalaman
kemanusiaan yang amat menyentuh. Setelah antre cukup lama di kantor
imigrasi, guna memperpanjang visa isteri saya, lebih-lebih setelah mendengar
orang di antrean depan ditanya dan dimaki sana-sini, hati ini sempat kecut
juga. Belum lagi ditambah dengan stok tiket return yang batasnya hari itu
juga. Plus tidak ada uang untuk menyewa hotel kalau terpaksa menginap.
Begitu cekaknya keuangan, bekalpun membawa dari kota Lancaster yang berjarak
sekitar empat jam perjalanan kereta api.

Sesampai di depan petugas, saya terangkan maksud kedatangan saya.

Ketika petugas tahu, bahwa visa yang mau diperpanjang adalah visa isteri, ia
bertanya apakah saya membawa akte pernikahan. Busyet, saya lupa membawanya.
Kalaupun saya bawa, pasti ia tidak mengerti karena dalam bahasa melayu.

Saya sudah siap-siap mental dimaki sebagaimana orang Pakistan di depan, atau
disuruh kembali lain waktu. Tiba-tiba saja saya ingat lagu John Lennon yang
berjudul Imagine, yang bertutur mengenai mimpi John tentang kehidupan
manusia yang tanpa agama, bangsa dan atribut lain yang memisahkan.

Di tengah lamunan akan John Lennon tadi, tiba-tiba saya dikejutkan oleh
suara petugas imigrasi yang menemukan kata Bali sebagai tempat lahir isteri
saya di pasport. Dengan ekspresi yang amat bersahabat ia bertanya, di bagian
mana dari Bali ia lahir, apakah kami sekeluarga senang tinggal di Inggris,
dan sederetan pertanyaan yang sangat menghibur.

Ketika saya tanya balik, kenapa ia demikian bersahabat setelah tahu kami
dari Bali, petugas tadi menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah
ditolong orang Bali, ketika mengalami kecelakaan saat berwisata di pulau
dewata ini. Singkat cerita, semua urusan menjadi beres hanya karena ada kata
Bali di pasport.

Mirip dengan pengalaman di Liverpool, di Manchester saya juga pernah
diselamatkan nasib baik. Setelah menempuh penerbangan dari Paris yang
melelahkan, saya ikuti saja antrean manusia yang ada di depan guna diperiksa
imigrasi. Setelah pegal berdiri setengah jam, dan akan memperoleh giliran
bertatap muka dengan petugas imigrasi, baru saya tahu walau saya antre di
tempat yang keliru. Sebagai warga Indonesia, saya antre di tempat yang
ditujukan untuk warga masyarakat Eropa.

Padahal, pesawat berikut ke tempat lain mesti take off kurang dari sejam
lagi.

Saya sudah pasrah, what will be, will be. Pertama-tama, tentu saja
petugasnya cemberut melihat tampang saya. Lebih-lebih setelah melihat
passport yang berisi gambar burung garuda. Namun, karena kesabaran petugas,
dibuka juga itu passport sambil bertanya, di mana saya tinggal selama di Inggris. Setelah saya jawab dengan sebutan desa Galgate di pinggiran kota kecil Lancaster, tiba-tiba wanita di depan saya wajahnya sumringah. Dengan akrab dia bercerita tempat lahirnya.

Penduduk desa kecil yang amat bersahabat. Buah apel yang bisa dipetik siapa
saja oleh penduduk desa Galgate. Orang-orang tua jompo yang penuh senyum dan persahabatan tanpa pamrih dan masih banyak lagi yang lain. Dan, tiba-tiba
saja petugas imigrasi ini minta saya menunggu sebentar, sementara ia pergi
membawa passport saya ke counter lain.

Tidak lebih dari tiga menit, ia sudah mengembalikan passport saya lengkap
dengan stempel imigrasi. Sambil berpesan : sampaikan salam kangen saya buat
penduduk desa Galgate.

Boleh percaya boleh tidak, saya mengalami kejadian-kejadian seperti ini,
dalam frekuensi yang cukup sering. Sejumlah rekan Tionghoa yang mengerti
petunjuk hoki, menyebut saya manusia hoki karena bentuk hidung, telinga dan
dagu yang cocok dengan ciri-ciri hoki. Sebagai manusia biasa, saya memang
memiliki banyak kekurangan. Disebut sering suka cerita yang porno dan jorok.
Suka 'ngompol' (ngomong politik).

Berteriak kalau lagi marah besar di rumah. Wika, Adi dan Suci adalah
manusia-manusia yang paling tahu daftar kekurangan saya. Akan tetapi, sejak
umur yang sangat kecil, saya dibiasakan oleh seorang kakak, untuk
mengumpulkan daftar tindakan-tindakan kecil yang tidak bernama.

Tidak dikenal. Tidak dihitung. Namun, berguna buat alam dan orang lain.

Bukan pada tempatnya, kalau saya membeberkan daftar tindakan- tindakan saya
di kolom ini. Yang jelas, ada semacam kesegaran dalam jiwa, sesaat setelah
melakukan tindakan-tindakan tidak dikenal dan tidak bernama. Kepala yang
pusing, tiba-tiba jadi membaik. Kantong cekak yang membuat dahi berkerut, berubah menjadi ucapan terimakasih ke Tuhan. Isteri yang tadinya kelihatan seram jadi lembut dan cantik.

Banyak hal bisa berubah setelah melakukan tindakan-tindakan model terakhir.

Saya tidak tahu, apa ini sebuah sugesti, atau ada tangan-tangan kekuatan
alam yang membuatnya demikian. Yang jelas, alam bisa demikian perkasa dan
bertahan lama, karena bergerak dalam siklus memberi, memberi dan memberi.
Rumput hijau memberi kesejukan.

Matahari membawa energi. Air menghadirkan kehidupan. Adakah mereka
membutuhkan imbalan lebih?

Belajar dari ini semua, saya berusaha untuk mematikan keran di tempat umum
yang lupa ditutup orang lain. Membukakan pintu ke orang lain yang tidak
dikenal di lokasi-lokasi publik. Mengembalikan posisi pohon yang roboh.
Mengubur kucing yang mati digilas mobil orang.


Bagaimana dengan Anda?









Jika Anda mempunyai komentar tentang artikel di atas, silahkan isi di sini
Selamat datang di Tagboardnya www.iloveblue.com, sudahkan Anda membaca aturannya? klik di sini


Foto pre wedding di Bali - Menikah di Bali - Lokasi foto pre wedding
Promo Iloveblue.com
WHAT'S UP BALI @TWITTER
Silahkan #BlueBrainers yang mempunyai info tentang event di Bali mention ke @ilovebluedotcom yah :)

Follow us: @ilovebluedotcom

Teman2 juga bisa menginformasikan keadaan jalan/lalu-lintas dengan mention/DM ke @ilovebluedotcom

Follow us: @ilovebluedotcom

Buat temen2 yg ada di Bali.. yg punya event di sekolah/kampusnya, mention/DM ajah ke @ilovebluedotcom, kami akan publish di sini.

Follow us: @ilovebluedotcom

Dengan mem-follow twitternya iloveblue.com, dapetin info terbaru dari kami.

Follow us: @ilovebluedotcom

BANNER PROMO
tiket pesawat murah
RECENT COMMENTS
LATEST POST
NUMPANG NAMPANG
Tuagus - Denpasar, Bali
mau ikut numpang nampang di sini?
info lengkapnya.. klik di sini
BANNER SPONSOR
CHAT WITH US
IKLAN PREMIUM

Foto Prewedding di Bali

Iloveblue
Pembuatan foto pre wedding kini telah menjadi suatu keharusan bagi calon mempelai. Keindahan dan keunikan suatu foto pre wedding akan menghiasi kartu undangan ataupun souvenir pernikahan. Terlebih lagi foto itu dibuat di Bali. Ini akan menjadi suatu sensasi tersendiri.

Menikah di Bali

Iloveblue
Untuk melakukan pernikahan di Bali, saat ini bukanlah sesuatu yang susah untuk dilakukan. Anda tinggal kontak ke salah satu wedding organizer, menentukan jumlah undangan yang akan hadir, memilih lokasi upacara, thema, yang tentunya disesuaikan dengan budget Anda.

Lokasi Prewedding di Bali

Iloveblue
Selain terkenal akan budayanya, Bali merupakan salah satu tujuan dari fotografer-fotografer prewedding saat ini. Karena Bali memberikan pilihan lokasi prewedding yang begitu beragam. Mulai dari danau, gunung, pura, pantai dan tentu saja panorama sunset yang eksotis.
Iloveblue
  • Apakah kamu sudah makan? - Napi ragane sampun ngajeng?
  • Lima Enam Tujuh Delapan - Lima Nenem Pitu Kutus
  • Boleh saya lewat sini? - Dados tyang ngambahin meriki?
  • Boleh kurang nggak? - Dados kirang nggih?
selantur nyane...

Bali Stock Photos

Welcome to Bali Stock Photos, the web's original source for high quality stock photos / images from Bali. Bali, as well known an island with a thousands pura (temple) has so many wonderers objects / moments that can be captured in photos. Start from most uniquely ceremonies, the wonderful landscapes, balinese life, the exotic face of the balinese, the wonderfully flora and fauna and side by side with the greatness of balinese temples.

iloveblue.com
iloveblue.com